Sunday, 29 December 2013

Hancur bagaikan debu

Aku rindu masa silamku
Waktu itu
Sentiasa dijaga
Segala sakit dan letihku

Namun waktu itu makin jauh
Bukan salah dia ataupun aku
Kan takdir yang menentu
Walau hatinya luluh
Terpaksa tinggalkan aku

Aku kukuhkan kaki ku
Melangkah walau sendiri
Cuba melupakan bahagia lalu
Cuba tersenyum dalam lukaku

Dalam saat luluh
Aku temui kamu
Terlihat ikhlasmu
Lalu ku terima kamu di hatiku
Berusaha meninggalkan
Waktu hitam dulu

Hakikatnya
Hati yang hancur
tidak bisa bercantum
Hati ini luluh ibarat pasir ditiup

Kau kan pernah berjanji
Menyimpan ku di langit
Di tempat tinggi
Yang lain tidak bisa
Menyentuh
Kadang kau siakan  
Lerai tanganmu dari genggamanku
Dan tidak pernah kau sedar
Hatiku tambah pilu

Kenanganku
Buatkan ku jatuh
Tapi sikapmu
Menambah hati ku                               
Hancur bagaikan debu...

                                                _Nfrm_

No comments:

Post a Comment