Saat matamu
Berlabuh di mataku
Hatiku senyum gembira
Terasa betapa
Pantas degupan jantung
Meronta pinta lolos
Dari dinding dada
Aku mengerti itulah cinta
Kadang tanpa sepatah kata
Dengan hanya kerlingan
setiap tutur bisu
Sampai ke minda
Dengan hanya pandangan
Kita fahami tanpa luahan
Waktu itu
Sama menabur janji
Bila berdua
Sama menyimpan mimpi
Sama menyusun lari
Sama denyutan nadi
Aku mengerti itulah bahagia
Lalu..
Aku pinta
Tuhan.. Kau bekukanlah masa
Kerana bersama dia
Aku tidak tahu
Apakah mungkin selama?
Sampai dimensi itu
Akhirnya aku rela
Waktu tidak bisa membeku
kau telah temui dia
Di dimensi itu
Tiada siapa tahu
Aku masih disitu
Masih aku menunggu
Masih merindu
Masih termimpikan mu
_nfrm_
No comments:
Post a Comment